Buku 48 hukum kekuasaan~ Halo sobat Pinak, gimana kabarnya nih? Moga sehat selalu ya. Yang lagi ada masalah semoga cepat selesai masalahnya, yang lagi putus cinta semoga cepet dapet gantinya dan dilancarkan segala urusannya.

Oke kali ini mimin mau bahas satu buku yang cukup kontroversial bahkan buku ini sampai dilarang di beberapa penjara Amerika, Karena dianggap mengandung taktik manipulasi yang brutal. Tapi manipulasinya bukan bohong ke pasangan yagesya, melainkan teknik manipulasi ini digunakan untuk mendapatkan kekuasaan sejati. Penasaran sama bukunya? Yuk langsung masuk ke pembahasannya dibawah ini

Profil singkat buku 48 Hukum Kekuasaan

Pertama kali terbit pada tahun 1998, buku ini adalah buku terlaris di New York Times dengan total 1,2 juta eksemplar terjual di Amerika. Seperti judulnya buku ini berisi 48 hukum yang digunakan untuk mendapatkan kekuasaan. Penulisnya sendiri yaitu Robert Greene menyusun bukunya dengan cara berikut:

  • Undang-undang
  • Keputusan (deskripsi singkat tentang yang terkandung dalam hukum)
  • Pelanggaran hukum
  • Ketaatan pada hukum dunia saat ini untuk mencapai kesuksesan
  • Pembalikan (kapan kamu harus mengabaikan hukum untuk kepentingan diri sendiri)

Ringkasan buku 48 Hukum Kekuasaan

Disini mimin bakal kasih kamu ringkasan pada setiap bab buku ini. BTW mimin ngutip ringkasan buku ini dari tiktoker @chris dan website selalucintaindonesia.wordpress.com. Namun tetap bijaksana untuk mencerna ilmu jangan asal digunakan dan malah merugikanmu dan orang lain. Berikut ringkasan dari buku 48 Hukum Kekuasaan.

1. Jangan pernah terlihat lebih baik dari atasanmu

Semua orang pada dasarnya itu memiliki rasa tidak aman. Ketika kamu menunjukkan kelebihanmu itu akan memancing berbagai emosi seperti amarah, dan iri hati dari orang lain. Memang kita bisa bodo amat dengan apa yang orang lain pikirkan. Namun jika menyangkut dengan kekuasaan, terlihat lebih baik dari atasanmu mungkin bukanlah hal yang bijak. Contoh gampangnya adalah jika kamu lebih pintar dari atasanmu, buatlah agar dia terlihat lebih pintar daripada kamu, jika kamu punya ide yang lebih baik dari atasanmu buatlah seakan ide itu berasal dari atasanmu di depan publik. Intinya buatlah dia seperti matahari dan kamu jangan jadi awan yang menghalangi sinarnya. Atasanmu sangat suka akan hal itu, dan ini memungkinkanmu untuk lebih mudah mendapatkan kekuasaan.

2. Jangan pernah terlalu mempercayai teman, tetapi pelajarilah cara memanfaatkan musuh

Hukum bukan melarang kalian untuk mempercayai teman kalian, namun janganlah kalian dibutakan oleh persahabatan. Percayailah secukupnya, kebanyakan orang itu egois dan hanya mementingkan diri sendiri. Perlu diingat bahwa tidak ada kestabilan dalam dunia kekuasaan, sahabat sejati kalian bahkan bisa menjadi musuh terburuk kalian, begitu juga mantan musuh kalian bisa menjadi teman terbaik dan setia. Kunci kekuasaan dari hukum ini adalah memiliki kemampuan untuk menilai orang lain dengan baik.

3. Sembunyikanlah niatmu

Hukum ketiga ini menjelaskan pentingnya menyembunyikan niat dan tujuanmu yang sebenarnya kepada orang lain. Karena mengungkapkannya dapat memberikan keuntungan bagi pesaingmu. Dengan menyembunyikan tujuanmu maka kamu dapat mempertahankan kendali atas situasimu, dan bahkan dapat menghancurkan lawanmu diwaktu yang tepat. Belajarlah dari permainan poker, milikilah Poker Face. Poker face adalah keterampilan penting bagib siapapun yang ingin mempertahankan elemen kejutan dan kontrol atas situasi krisis tinggi. Poker face dapat membantumu menyembunyikan emosi, tetap fokus, dan membuat keputusan yang rasional. Jadilah orang yang sulit ditebak, maka kamu selangkah lebih maju untuk mendapatkan kekuasaan

4. Senantiasalah bicara lebih sedikit daripada yang diperlukan

Semakin banyak kamu ngomong, semakin besar kemungkinan bagimu mengucapkan hal konyol

5. Begitu banyak hal tergantung dari reputasi, jagalah reputasimu dengan nyawamu

Hukum ke lima ini menekankan pentingnya menjaga reputasi yang baik. Reputasi yang baik dapat menciptakan pintu dan peluang, sebaliknya reputasi yang buruk dapat menutup pintu itu. Untuk menjaga reputasimu penting untuk konsisten pada tindakanmu, terlihat dapat dipercaya, dan dapat diandalkan. Reputasi yang baik dapat meningkatkan keberadaanmu dan melebih-lebihkan kekuatanmu tanpa kamu harus mengerahkan banyak energi. Reputasi adalah harta karun yang harus kamu bangun dan pertahankan dengan nyawamu.

6. Carilah perhatian berapapun harga yang harus dibayar

Hukum ini menjelaskan tentang pentingnya mencari perhatian dan visibilitas untuk mempertahankan pengaruhn dan kekuasaan. Dengan terus-menerus berada di depan mata publik, dipandang penting dan relevan, seseorang dapat mempertahankan kekuasaan atas orang lain. Ga jarang kan kamu melihat orang melakukan hal buruk tapi berakhir dengan nasib baik. Nasib paling buruk dari orang yang menginginkan ketenaran, kejayaan, dan kekuasaan adalah diabaikan. Namun ingat selain harus menguasai seni kapan harus mencari perhatian, kamu juga hrus tau seni kapan harus mundur. Jangan pernah terlihat terlalu serakah untuk mendapat perhatian. Karena hal itu menandakan perasaan tidak aman, dan perasaan tidak aman itu menghilangkan kekuasaan.

7. Mintalah orang lain bekerja keras untukmu

Tidak ada orang yang bisa melakukan semuanya. Hukum ke 7 ini mengajarkanmu untuk mendelegasikan tugas-tugasmu pada orang yang lebih pandai di bidangnya. Hal ini tidak hanya memungkinkanmu untuk fokus pada hal hal yang kamu kuasai, namun juga memungkinkan orang lain untuk menunjukkan bakat dan keterampilan mereka. Penting untuk diingat bahwa ini tidak sama dengan mengambil pujian atas karya orang lain. Penting untuk bersikap etis dan tidak mengambil pujian atas sesuatu yang tidak kamu lakukan. Jika kamu berusaha untuk melakukan semuanya sendiri maka kamu akan kelelahan.

8. Usahakan agar orang lain mendatangimu, gunakan umpan bila perlu

Di dunia kekuasaan coba kamu tanya pada dirimu sendiri \”apa gunanya mengejar musuh kesana kemari sambil berusaha memecahkan masalah dan mengalahkan musuh, jika kamu tidak pernah merasa memegang kendali?\”. Justru seringkali tindakan paling efektif adalah mundur dulu, tetap tenang, dan biarkan orang lain merasa membutuhkanmu

9. Raihlah kemenangan lewat tindakanmu, jangan pernah menang lewat perdebatan

Di dunia kekuasaan kamu harus memikirkan dampak jangka panjang dari kata-katamu. Kemenangan dari perdebatan biasanya bersifat sementara, daripada berdebat tunjukanlah lewat tindakanmu. Tidak ada yang bisa mendebatkan bukti yang di demonstrasikan. Saat kamu menginjak kekuasaan atau sedang coba mempertahankannya, senantiasalah cari rute yang tidak langsung. Selain itu pilihlah perangmu dengan hati-hati.

10. Infeksi : Hindarilah orang-orang yang tidak bahagia dan sial

Masalah baru muncul seiring waktu berlalu. Seringkali manusia terseret masalah karena kasih sayang, kepedulian, dan pemikiran seperti \”Aku yakin dia bisa berubah\”. Ingat beberapa orang itu tidak bisa ditolong. Dalam dunia kekuasaan memilih orang-orang yang bergaul denganmu itu penting. Kondisi emosional itu bersifat menular sama seperti penyakit. Mungkin kamu ga suka menggosip, tapi berteman dengan para penggosip cukup lama maka kamu juga akan menjadi penggosip. Berteman memang jangan pilih-pilih entah itu dari segi ekonomi, sosial, agama, maupun ras. Tapi bergaul dengan siapa pastikan kamu pandai memilih.

11. Usahakan agar orang lain bergantung padamu

Jangan Naif!!. Di dunia ini akan selalu ada orang yang lebih pintar, lebih muda, dan lebih bertalenta darimu. Karena itu teruslah belajar, jadilah adaptif, miliki satu skill dan keahlian kreatif yang tidak bisa tergantikan. Milikilah keunikan dan jadilah satu-satunya orang yang dapat melakukan apa yang kamu lakukan. Buatlah orang lain bergantung padamu, maka mereka tak bisa menyingkirkanmu. Jika tidak maka suatu hari kamu yang akan disingkirkan.

12. Pergunakanlah kejujuran dan kemurahan hati selektif untuk memperdaya korbanmu

Kejujuran bisa jadi senjata yang berbahaya untuk memperdaya orang-orang yang waspada. Di dunia kekuasaan tidak ada yang bersifat pasti, tipuan yang terang-terangan terkadang bisa menutupi niatmu bahkan bisa menutupi atas kejujuran tentang ketidakjujuranmu.

13. Saat meminta bantuan pancinglah kepentingan orang lain, jangan pernah pancing belas kasihan atau rasa syukur mereka

Meminta pertolongan itu ada seninya. Seni yang tergantung dari kemampuanmu untuk memahami orang yang kamu hadapi. Kepentingan diri adalah tuas penggerak manusia. Ketika meminta pertolongan kepada orang lain coba pikir dari perspektif lawan bicaramu, kira-kira apa yang mereka inginkan, lalu pikirkan tindakan apa yang bisa saling menguntungkan.

14. Berperanlah sebagai seorang teman, bekerjalah sebagai seorang mata-mata

Di dunia kekuasaan, tujuanmu adalah memegang kendali atas peristiwa-peristiwa yang akan datang. Bukalah risetmu, gali informasi. Pengetahuanmu akan lawan bicaramu akan membuatmu tampak mempesona, karna kamu dapat mengantisipasi keinginannya dengan sangat baik. Ingat, apa yang mereka tak bisa liat, maka mereka tak bisa melawan.

15. Hancurkanlah musuhmu secara total

Dalam perjuanganmu meraih kekuasaan pasti selalu ada orang yang tidak suka denganmu. Sejak jaman kuno, seorang pemimpin yang baik tau kalau semua musuh harus dihancurkan secara total. Salah satu tujuan kekuasaan adalah mengendalikan musuh-musuhmu secara total, dan membuat mereka mematuhi keinginanmu. Jangan bertindak setengah-setengah, jika ada satu bara api yang dibiarkan menyala, betapa kecilnya itu pada akhirnya nanti Ia bisa menyebabkan kebakaran. Musuh yang dibiarkan akan memulihkan diri dan akan berusaha untuk membalas dendam.

16. Pergunakan ketidakhadiranmu untuk meningkatkan respect dan penghormatan

Katanya, kamu akan menerima bunga paling banyak ketika kamu sudah pergi dari dunia ini. Kamu akan dikelilingi oleh aura penghormatan instan dan orang lain akan menyesal dan merindukanmu. Tapi kamu gaperlu menunggu kematian untuk memperoleh itu. Mengundurkan diri itu ada seninya. Hukum ketiadaan dan keberadaan saling tarik menarik. Jika kamu terlalu sering muncul maka aura kekuasaan yang sudah kamu ciptakan di sekelilingmu akan memudar secara perlahan. Ketahuilah kapan sebaiknya kamu ada dan kapan sebaiknya kamu tiada. Jika dipraktikan dengan benar, maka kamu akan memproleh respect dan penghargaan.

17. Kembangkanlah aura tidak bisa ditebak

Ketidakpastian itu mengerikan, itulah mengapa manusia takut dengan tornado dan gempa bumi, karena keduanya kita tidak tau kapan akan terjadi. Ketika kamu tidak tau apa yang diharapkan untuk terjadi, kamu tidak bisa bersiap siap, kamu tidak bisa memegang kendali. Buatlah orang lain ada dalam posisi seperti itu saat kamu sedang bernegosiasi.

18. Pengisolasian adalah sesuatu yang berbahaya

Dunia ini berbahaya, dan musuh dapat mengintai dimana-mana. Membuat benteng mungkin terdengar sebagai ide brilian, namun pengisolasian diri justru membuatmu akan lebih banyak bahaya. Benteng itu akan menghalangimu dari banyak informasi berharga. Benteng itu akan membuatmu lebih mencolok dan menjadikanmu sasaran empuk. Akan lebih baik jika kamu beredar diantara banyak orang, menemukan sekutu, berbaur maka kamu akan terlindungi dari musuh oleh gerombolan masa. Dalam dunia kekuasaan, Jangan pernah asingkan dirimu terlalu jauh dari pusat kekuasaan, sehingga kamu tidak tau apa yang terjadi disekelilingmu, termasuk rencana jahat orang lain untuk menjatuhkanmu.

19. Ketahuilah siapa yang kamu hadapi, jangan singgung perasaan orang yang salah

Tidak ada keuntungan apapun yang didapatkan dari melontarkan penghinaan. Ketika kamu berhadapan dengan seseorang, siapapun itu jangan pernah beranggapan kalau orang itu lebih lemah atau tidak lebih penting darimu. Kamu tidak pernah bisa yakin siapa yang kamu hadapi. Orang yang mungkin hari ini tidak penting dan miskin bisa jadi jauh lebih berkuasa suatu hari nanti. salah satu bentuk tertinggi dari seni kekuasaan adalah kemampuan untuk menilai orang lain. Keuntungan apa yang bisa diperoleh dari ketidaktahuan tentang orang lain? Belajarlah untuk membedakan singa dengan domba atau tanggung akibatnya.

20. Jangan berkomitmen kepada siapapun

Dalam dunia kekuasaan beri orang lain harapan namun jangan beri mereka kepuasan. Namun ingat hal ini, jangan beri mereka kesan bahwa kamu tidak mampu berkomitmen. Tunjukanlah kesan tertarik dan supportif, namun cari cara untuk selalu tetap netral. Kuasailah emosimu, karna itu adalah salah satu kunci sukses dalam permainan kekuasaan.

21. Berpura-puralah menjadi orang tolol untuk menangkap seseorang yang tolol

Manusia suka merasa lebih superior dari manusia lain karena itu kemungkinan besar dia akan mencari teman yang bisa memberikan perasaan itu. Jika kamu membuat orang lain merasa lebih hebat darimu, sudah pasti benteng pertahanan mereka akan diturunkan. Ingat hal ini, berpura-pura pintar adalah tindakan yang bodoh, namun berpura-pura bodoh

22. Manfaatkanlah taktik menyerah, ubah kelemahan menjadi kekuasaan

Membantu pihak yang lemah hanya akan membahayakan diri sendiri. Disaat kamu lebih lemah tidak ada keuntungan yang bisa kamu peroleh dengan berperang. Diposisi yang lebih lemah gunakanlah taktik menyerah, didalam batin kamu tetap teguh tapi diluar kamu pura-pura menyerah. Jangan berikan mereka kepuasan dengan berperang dan mengalahkan dirimu, namun jadikanlah penyerahan dirimu sebagai sarana kekuasaan. Manfaatkan taktik menyerah untuk memulihkan diri dan memberikan waktu untuk persiapan. PIlihlah perang pada hari lain. Mungkin dipertarungan hari ini kamu kalah, tapi ingat peperangan belum berakhir.

23. Himpun kekuatanmu

Bayangkan sebuah balon, jika balon itu terus menggembung hingga melebihi proporsinya pasti akan meletus. Ketika mencari sumber kekuasaan terkadang kamu akan mendapat lebih banyak keuntungan dengan fokus menambang disatu titik yang kaya secara mendalam ketimbang kamu menambang di banyak titik yang dangkal. Dalam permainan kekuasaan hanyalah orang bodoh yang bertindak semaunya sendiri tanpa menghiraukan sebuah saran. Dedikasikan fokusmu pada satu hal dan konsentrasi pada satu tujuanmu. Kuasailah dengan pasti sebelum kamu berpindah kepada tujuan yang lain. Ingat hal ini “Kualitas mengalahkan Kuantitas”.

24. Berperanlah sebagai seorang penghuni istana yang sempurna

Seorang penghuni istana tumbuh di dunia yang dimana semuanya berputar di dunia kekuasaan dan dunia politik. Ia telah menguasai seni berbicara secara implisit. Ian menyanjung, menyerah kepada mereka yang lbih superior, dan memaksakan kekuasaan kepada orang lain dengan cara yang implisit dan anggun.

Kuasailah dan terapkan seni menyanjung, maka tidak akan ada rintangan yang menghalangimu dari naik jabatan.

25. Ciptakan kembali dirimu sendiri

Jangan pernah terima peran-peran yang telah diberikan masyarakat kepadamu. Ciptakan dirimu sendiri dengan memalsukan identitas baru, identitas yang menurut orang lain tidak membosankan. Jadilah master imejmu sendiri, alih-alih membiarkan orang lain menentukan peran untukmu.

Lakukan gerak-gerik dan tindakan dramatis, maka kekuasaanmu akan bertambah dan karaktermu pasti terlihat lebih hebat daripada identitas aslimu.

26. Jagalah agar kedua tanganmu tetap bersih

Kamu harus terlihat seperti suri tauladan kesopanan dan efisiensi, kedua tanganmu tidak pernah dikotori oleh kesalahan dan perbuatan buruk. Pertahankan imej mu yang bagus itu dengan cara memanfaatkan orang lain sebagai kambing hitam dan memperalat mereka untuk menutupi campur tanganmu. Hmmm kaya ga asing nih hukum:v

27. Permainkan kebutuhan orang lain untuk mempercayai sesuatu, untuk menciptakan pengikut yang setia

Manusia memiliki keinginan yang sangat besar untuk mempercayai sesuatu. Maka jadilah sesuatu semacam itu dengan menawarkan mereka tujuan dan iman baru untuk diikuti.

Usahakan agar kata-katamu tetap samar, tetapi mengisyaratkan janji. Tekankan antusiasme alhi-alih akal sehat dan pemikiran yang jernih. Berikan ritual untuk dilakukan oleh para pengikut baru dan mintalah mereka melakukan pengorbanan untukmu.

Tanpa adanya agama yang terorganisir dan tujuan yang besar, sistem kepercayaan barumu akan memberikanmu kekuasaan yang tiada batas.

28. Bertindaklah dengan berani

Jika kamu tidak yakin dengan suatu tindakan maka jangan berusaha melakukannya. Keraguanmu akan mempengaruhi tindakanmu. Sifat penakut jelas sangat berbahaya, lebih baik terjun dalam suatu rencana dengan berani. Kesalahan apapun yang kamu lakukan dengan berani bisa diperbaiki dengan mudah bermodalkan keberanian yang kebih besar.

Semua orang mengagumi orang-orang yang berani. Tidak ada seorangpun yang menghormati penakut.

29. Buatlah rencana sampai tuntas

Akhir segala sesuatu amatlah penting. Buatlah rencana sampai tuntas dengan mempertimbangkan segala kemungkinan, konsekuensi, rintangan, dan lika-liku keberuntungan yang mungkin memutarbalikkan keadaan sehingga malah orang lain yang dipuji atas kerja kerasmu.

Dengan membuat rencana sampai tuntas, kamu tidak akan merasa kewalahan menghadapi situasi apapun, dan kamu tau kapan harus berhenti. Bimbinglah keberuntungan dengan lembut dan bantulah tentukan masa depanmu dengan berpikir jauh kedepan.

30. Berilah kesan bahwa prestasimu tampak mudah dicapai

Tindakanmu harus tampak alami dan dilakukan dengan mudah. Semua kerja keras dan latihan yang kamu lakukan, dan juga semua trik lihaimu harus disembunyikan. Saat kamu bertindak, tunjukan seolah tindakan itu mudah dilakukan, seolah olah kamu bisa melakukan jauh lebih banyak tindakan lain. Hindarilah godaan untuk mengungkapkan betapa keras usahamu, tindakan itu hanya akan memancing banyak pertanyaan.

Jangan pernah ajarkan trik-trikmu kepada siapapun, kalau tidak trik-trik itu yang akan dimanfaatkan untuk melawanmu.

31. Kendalikanlah pilihan-pilihanmu, Suruh orang lain bermain dengan kartu yang sudah kamu bagikan

Tipuan terbaik adalah tipuan yang seperti memberikan pilihan kepada orang lain. Para korban akan merasa bahwa mereka memegang kendali, tapi sesungguhnya mereka adalah bonekamu.

Beri pilihan kepada orang lain yang akan menguntungkanmu apapun yang mereka pilih. Paksa mereka menetapkan pilihan yang lebih baik dari kedua pilihan yang kurang baik, padahal kedua pilihan itu menguntungkanmu. Mereka akan rugi apapun pilihan yang mereka ambil.

32. Bermainlah sesuai dengan fantasi orang lain

Kebenaran seringkali dihindari karena terkadang bersifat buruk dan tidak menyenangkan. Jangan pernah cari kebenaran dan realita kecuali kamu siap menghadapi amarah yang berasal dari kekecewaan.

Kehidupan adalah dunia yang keras dan menyusahkan, sehingga orang-orang yang bisa menciptakan asmara atau fantasi ibarat oase di tengah gurun; pasti semua orang berbondong-bondong mengikuti mereka. Ada kekuatan yang besar jika kamu menyadap fantasi mereka.

33. ketahuilah kelemahan setiap orang

Semua orang memiliki kelemahan, Dinding sekokoh apapun pasti memiliki sebuah lubang. Kelemahan itu biasanya adalah peraasaan tidak aman, emosi, atau kebutuhan yang tak terkendali. Kebutuhan itu juga bisa berupa kesenangan rahasia yang kecil. Bagaimana juga, setelah ditemukannya kelemahan itu adalah suatu kemenangan bagi kamu, karena kamu bisa memanfaatkannya untuk keuntunganmu.

34. Jadilah seorang bangsawan dengan caramu sendiri, bersikaplah bak seorang raja agar diperlakukan seperti seorang raja

Pembawaan diri seringkali menentukan bagaimana orang lain memperlakukanmu. Sesungguhnya tampak vulgar ataupun biasa-biasa saja akan membuat orang lain tidak menghormatimu, karena seorang raja menghormati dirinya sendiri dan mengilhami perasaan yang sama dalam diri orang lain.

Dengan bersikap agung dan percaya pada kekuasaanmu, kamu membuat dirimu tampak ditakdirkan berkuasa.

35. Kuasailah seni memilih waktu yang tepat

Jangan pernah terlihat seolah kamu sedang terburu-buru mengungkapkan kurangnya kendali terhadap dirimu sendiri dan terhadap waktu. Senantiasalah tampak sabar, seolah kamu tau bahwa pada akhirnya segalanya adalah milikmu.

Jadilah seorang detektif pada waktu yang tepat, ketahuilah jiwa zaman itu, trend-trend apa yang membawamu menuju kekuasaan.

Mengundurkan diri itu ada seninya. Belajarlah mundur jika waktunya belum tepat dan belajarlah menyerang jika saatnya sudah tepat.

36. Sepelekan hal-hal yang tak bisa kamu miliki : Mengabaikan mereka adalah pembalasan dendam terbaik

Dengan mengakui bahwa suatu masalah itu sepele, kamu memberinya eksistensi dan kredibilitas. Semakin besar perhatian yang kamu kepada seorang musuh, kamu akan membuatnya tampak semakin kuat dan satu kesalahan kecil seringkali terlihat semakin buruk dan semakin mencolok saat kamu mencoba memperbaikinya. Kadang jalan terbaik bagimu adalah mengabaikan segalanya.

Jika ada sesuatu yang kamu inginkan namun tidak tercapai, tunjukkanlah perasaan jijik terhadapnya. Semakin sedikit minat yang kamu tunjukkan, maka kamu akan terlihat semakin superior.

37. Ciptakan tontonan yang memikat

Gambaran yang mencolok dan gerak-gerik simbolis yang hebat menciptakan aura kekuasaan, semua orang pasti meresponnya.

Karena itu gelarlah pertunjukkan bagi orang-orang disekelilingmu dengan syarat visualisasi yang menarik dan simbol-simbol yang mencolok dan menegaskan keberadaanmu. Saat mereka terpesona dengan tontonanmu, tidak ada seorangpun yang akan menyadari apa yang sesungguhnya sedang kamu lakukan.

38. Berpikirlah sesukamu, tetapi bersikaplah seperti orang lain

JIka kamu sengaja menunjukkan pendapatmu yang bertentangan dengan zaman, memaparkan gagasanmu yang tidak konvensional dan caramu yang tidak ortodoks. Orang lain pasti berpikir bahwa kamu meremehkan mereka. Mereka akan menemukan cara untuk menghukummu karena kamu telah membuat mereka merasa inferior.

Jauh lebih aman bagimu untuk berbaur dan memelihara hubungan dengan orang biasa. Bagikan ide-ide orisinil kamu hanya kepada teman-teman yang toleran dan orang-orang yang menghargai keunikanmu.

39. Aduk-aduk air untuk menangkap ikan

Amarah dan emosi memang kontra-produktif. Kamu harus selalu tetap tenang dan objektif. Tetapi jika kamu bisa membuat musuh-musuhmu marah sementara kamu masih bisa tenang, sudah dipastikan kamu mendapatkan keuntungan.

Buatlah musuh terkejut, temukan celah dalam kesombongan mereka yang bisa kamu pergunakan untuk membuat mereka bingun dan mengendalikan mereka.

40. Bencilah segala hal yang diperoleh dengan cuma-cuma

sesuatu yang ditawari secara cuma-cuma itu berbahaya, biasanya hal itu melibatkan entah suatu trik atau kewajiban tersembunyi. Sesuatu yang bernilai patut dibayar. Dengan membayar, kamu menghindari syukur, rasa bersalah, dan tipuan. Seringkali juga bijak jika kamu membayar total harga barang itu, adalah sebuah keunggulan yang tidak bisa diperoleh dengan penghormatan. Bersikap royal dengan uangmu dan jagalah agar uangmu tetap tersebar, karena kemurahan hati adalah pertanda dan magnet kekuasaan

41. Hindarilah mengambil alih posisi seseorang yang hebat

Apa yang pertama terjadi selalu tampak lebih baik dan lebih orisinil daripada yang muncul setelah itu.

JIka kamu menggantikan seseorang yang hebat, kamu harus mencapai prestasti dua kali lipat dari prestasi mereka agar kamu bisa dianggap lebih baik dari mereka. Jangan tersesat akibat bayang-bayang mereka atau terjebak di masa lalu yang tidak kamu ciptakan sendiri. Ciptakan ketenaran dan identitasmu sendiri dengan mengubah jalur sejarah.

Bantai sosok yang suka memaksa, hina warisannya, dan raihlah kekuasaan dengan bersinar dengan caramu sendiri.

42. Serang si penggembala, maka domba-dombanya pasti berhamburan

Masalah seringkali bisa dilacak dan disebabkan oleh satu individu tunggal yang kuat yaitu si pengacau, si bawahan yang arogan, dan si peracun niat baik. Jika kamu membiarkan orang-orang semacam itu beroperasi, orang lain pasti akan mudah terpengaruh oleh mereka.

Jangan menunggu masalah yang mereka timbulkan menjadi berlipat ganda dan jangan coba bernegosiasi dengan mereka yang tak bisa diperbaiki.

Netralisir pengaruh mereka dengan mengisolasi atau menyingkirkan mereka. Seranglah si Penggembala, maka domba-dombanya pasti berhamburan.

43. Kenalilah hati dan pikiran orang lain

Paksaan menciptakan reaksi yang akhirnya pasti merugikanmu. Kamu harus membujuk orang lain agar mau bergerak sesuai yang kamu inginkan. Seseorang yang telah kamu bujuk akan menjadi bidak setia. Dan cara untuk membujuk orang lain adalah dengan mengetahui kondisi kejiwaan dan kelemahan setiap individu.

Lunakkan perlawanan mereka dengan memancing emosi mereka, memanfaatkan sesuatu yang mereka anggap berharga dan perasaan takut mereka. Mengabaikan hati dan pikiran orang lain hanya akan membuat anda dibenci mereka.

44. Perdaya dan pancing amarah orang lain dengan efek cermin

Cermin melambangkan realita, tetapi juga merupakan alat yang sempurna untuk menipu. Saat kamu mencerminkan musuh-musuhmu dengan melakukan tindakan yang persis seperti yang mereka lakukan, mereka tak bisa mengetahui strategimu.

Efek cermin mencemooh dan mempermalukan mereka, membuat mereka bereaksi berlebihan. Dengan mencerminkan kondisi kejiwaan mereka, kamu membujuk mereka dengan ilusi bahwa kamu memegang nilai-nilai mereka. Jangan mencerminkan tindakan mereka, kamu harusnya memberi mereka pelajaran. Hanya sedikit orang yang bisa melawan kekuatan efek cermin

45. Sampaikan ceramah tentang kebutuhan untuk berubah, tetapi jangan pernah melakukan reformasi dalam terlalu banyak di bidang kehidupan dalam waktu singkat

Semua orang memahami kebutuhan untuk berubah secara abstrak, tyetapi hanya orang-orang biasa yang merupakan makhluk yang diciptakan dari kebiasaan. Terlalu banyak inovasi bersifat traumatis dan pasti mengakibatkan revolusi.

Jika kamu baru memegang tumpu kekuasaan atau kamu adalah orang asing yang sedang coba membangun basis kekuasaab, tunjukkanlah penghormatan terhadap cara lama untuk melakukan banyak hal.

Jika perubahan perlu dilakukan, berilah kesan seolah perubahan itu merasa seperti perbaikan yang halus terhadap masa lalu.

46. Jangan pernah terlihat terlalu sempurna

Terlihat lebih baik dari orang lain selalu berbahaya, tetapi yang paling berbahaya tampak tak memiliki kesalahan dan kelemahan. Iri hari menciptakan musuh bisu.

Menunjukkan kelemahan sesekali dan mengakui berbagai kesalahan kecil merupakan tindakan pintar agar kamu bisa menghindari iri hati dan tampak lebih manusiawi dan lebih mudah didekati. Hanya Tuhan yang bisa terlihat sempurna tanpa menanggung konsekuensi apapun.

47. Jangan melebihi sasaran yang telah kamu tentukan, dalam hal kemenangan belajarlah untuk tau kapan harus berhenti

Momen kemenangan seringkali menjadi momen bahaya terbesar. Ditengah tekanan kemenangan, keangkuhan dan kepercayaan diri yang terlalu tinggi bisa mendorong kamu melewati tujuan yang telah kamu terapkan, dan dengan bertindak terlalu jauh, kamu bisa menciptakan lebih banyak musuh daripada musuh yang kamu kalahkan.

Jangan biarkan kesuksesanmu membuat kamu angkuh. Tidak ada yang bisa menggantikan strategi yang baik dan rencana yang dibuat dengan hati-hati. Tetapkanlah satu tujuan, dan setelah kamu mencapainya, lalu berhentilah.

48. Jadilah seperti uap yang berbentuk

Dengan memiliki bentuk atau rencana yang nyata, kamu rentan terhadap serangan, alih-alih menunjukkan rencana yang bisa dipahami musuhmu. Usahakan agar kamu tetap beradaptasi dan bergerak.

Terimalah fakta bahwa tidak ada apapun yang pasti dan tidak ada hukum yang pasti. Cara terbaik untuk melindungi diri sendiri adalah dengan menjadi fleksibel dan tidak berbentuk seperti air, jangan pernah andalkan stabilitas atau keteraturan kekal. Segalanya pasti berubah.

PENUTUP

Panjang juga ya ringkasan buku satu ini, BTW ada beberapa hukum diatas yang saling kontradiktif karena memang hukum-hukum diatas dipakai pada setiap situasi yang berbeda. Jika kalian ingin mempraktekan dalam kehidupan kalian mohon di cermati lagi karena setiap situasi pasti hukum yang dipakai berbeda. Intinya jangan terburu buru mengambil keputusan, pikirkan terlebih dahulu apa yang akan terjadi kedepannya jika kamu melakukan sesuatu.

Sekian dari Mimin, kurang lebihnya mohon maaf. See you on next article

One thought on “Buku 48 Hukum Kekuasaan, Mahakarya yang Dianggap berbahaya”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *